RADJEA SUNGAI PENUH MENUJU LONDON

0
442

EtalaseKopiJambi,

Selangkah lagi Jambi menghantarkan kopinya sebagai RAJA kopi Dunia

“Pengiriman sampel pertama ke Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia (Puslitkoka), Jember pada tahun 2018 dan saat mendapatkan Cupping Score 87,25 untuk  Arabika yang dikirimkan menjadikan modal awal kami untuk konsisten terhadap kualitas RadjeaCoffee agar dapat dinikmati oleh penikmat kopi di seluruh dunia”
Potongan kalimat dalam Video Profile “Semanis Kopi Pahit” Herlina Radjea Coffee

Kalimat tersebut seolah terus juga mengiring proses perjalanan kopi Jambi hingga berada pada kondisi hari ini, dimana salahsatu penggiat kopinya, RadjeaCoffee yang beralamat di Kota Sungai Penuh berhasil mendapatkan score tertinggi dan layak mewakilkan Indonesia dalam London Coffee Festival yang akan dilaksanakan pada 22-26 sept 2021 di The Old Truman Brewery, 91 Brick Ln, Sptilalfields, London E1 6QR.

Radjea Coffee
Radjea Coffee

Konsisten dalam menjaga kualitas dan waktu membuat Kak Herlina dan Bang Benny Herfikaroza terjun langsung dalam setiap proses di yang dilalui oleh RadjeCoffee. Mulai dari pemeliharaan kebun, pascapanen, roasting, sampai dengan kontrol (termasuk breewing) saat kopi siap dinikmati.
Termasuk dengan tidak hentinya mengikuti berbagai kesempatan dalam ajang-ajang bergengsi seperti International Coffee Day (ICD) 2019 saat Jambi menjadi tuan rumah dan ajang-ajang diwilayah Indonesia. Dalam setiap moment yang diikuti, bukan hanya promosi produk yang dilakukan, tapi tetap memberikan edukasi terkait perjalanan hulu hilir kopi dan informasi global potensi di Kopi Jambi khususnya di Sungai Penuh dan Kerinci.  Selain itu RadjeaCoffee juga memberikan Extra saat mengunjungi lokasinya yang beralamat di Jl.Soekarno Hatta, RT.03 No.103 Desa Sungai Ning, Ke.Sungai Bungkal, Kota Sungai Penuh, Jambi – Sumatera – Indonesia. Dimarkasnya, selain menikmati seduhan kopi yang khas, Kak Herlina, Bang Benny dan tim pun dengan ikhlas mengajak kita untuk sharing dan menelusuri seluruh area  RadjeaCoffee memproses kopi dari Hulu hingga Hilir.

Dan seiring waktu melewati berbagai proses, RadjeaCoffee pun akhirnya menjadi salahsatu bukti bahwasanya konsisten dan komitmen akan menghantarkan prestasi, kebanggaan daerah dan InshaAllah rezeki yang juga konsisten untuk semua pihak, sebagaimana saat ini RadjeaCoffee sedang persiapan untuk menuju ke London mewakili Indonesia dalam London Coffee Festival 2021 setelah Tim Qurator menyatakan RadjeaCoffee mendapatkan Score tertinggi atau peringkat pertama kopi jenis Arabika, menyisihkan 16 peserta yang lolos seleksi dari berbagai region di Indonesia. Sedangkan Robusta nya berada diperingkat ke 2.

Hasil Akhir menuju LCF 2021
Hasil Akhir menuju LCF 2021

Naahh, berikut Etalase akan berbagi sekelumit ceritanya dengan harapan dapat menjadi referensi seluruh UMKM jika nantinya akan mengikuti kegiatan serupa ataupun sejenis.

London Coffee Festival (LCF) adalah Festival Kopi terbesar kedua didunia dan merupakan ajang pertemuan para pelaku usaha kopi dengan menghadirkan pelaku hulu sampai hilir kopi hingga produk turunannya.

Terkait itu KBRI London pun beriinisiasi untuk kembali menghadirkan UKM Kopi Indonesia dengan kualitas terbaik melalui Kementerian BUMN, tentunya melalui beberapa tahapan seleksi. The Gade Coffee & Gold by Pegadaian ditunjuk sebagai Qurator berkolaborasi dengan para SCA (Specialty Coffee Associations) Certified yang ada di Indonesia antara lain : Indonesia Q Grader Certified, World Barista Judges Representative, SCA Barista Certified, SCA Roaster Certified dan Caswell’s Coffee Lab.

 

Team Qurator Indonesia
Team Qurator London Coffee Festival 2021_seleksi Indonesia

Puluhan sampel diterima yang terbagi setidaknya 6 region di Indonesia dan selanjutnya menghadapi tahapan dengan gambaran sebagai berikut.

Tahapan Administrasi seperti dokumen usaha, potensi dan kepastian produk yang diikutkan memiliki kemampuan kapasitas persediaan dalam melakukan
kegiatan ekspor.

Tahapan Kualitas yang terdiri dari :
Welcome Home Video, tentang profile singkat usaha meliputi kegiatan sehari – hari di daerah peserta masing – masing berisi tentang potensi dan produk sesuai dengan durasi, format, dan ide/konsep sebagai pertimbangan dalam presentasi.  

Green Grading ( Coffee Sampling)
 berupa 1000 gram greenbean (biji hijau) dengan maksimal 2 proses pascapanen (fullwash dan natural) dan 500 gram roastbean (biji panggang) untuk masing-masing proses. Sampling kedua akan kembali diminta untuk memastikan kesamaan kualitas dari sampling yang dikirim sebelumnya. Selanjutnya setelah melewati Green Grading dengan zero primer defect dan maksimal 5 poin secunder defect, bean akan melewati standar mutu  seperti : pengukuran kadar air, ukuran biji, bobot biji, kotoran/benda asing ataupun serangga.

Green Grading Poin
Green Grading Poin
Contoh Form Green Grading SCA
Contoh Form Green Grading SCA

Roasting Quality dan Uji Cita Rasa sesuai dengan standart penilaian SCA (Specialty Coffee Associations) dengan komponen yang meliputi profile roasting, Aroma (Fragrance), Flavour, After Taste, Acidity, Body, Balance, Sweetness, Clean Cup, Uniformity, Defect dan Overall.

Contoh Form Cupping Score SCA
Contoh Form Cupping Score SCA

Seleksi LCF di Indonesia sendiri melewati seluruh tahapan tersebut  dari awal April 2021 sampai dengan Mei 2021 dan mendapatkan 5 nominasi dari 16 sampling yang lolos seleksi Calon Peserta UKM Kopi Indonesia Spesialisasi Kopi, hingga akhirnya RadjeaCoffee Sungai Penuh, Jambi dari hasil akhir Cupping mendapatkan score tertinggi dengan aroma buah-buahan segar, karakter rasa lemon dan beri, aftertaste rasa jeruk limau dengan tingkat kekentalan sedang. Dan berhak mewakili Indonesia dalam London Coffee Festival 2021 menyisihkan perwakilan dari Aceh (2), Lampung (1) dan Bali (1) di babak 5 besar.

Sementara itu, ucapan selamat dan sukses terus berdatangan ke RadjeaCoffee baik secara offline ataupun online melalui media sosial termasuk WAG khususnya perkopian lokal maupun nasional. Dan dengan kerendahan hati Kak Herlina dan Bang Benny mengucapkan terima kasih kepada pihak secara langsung ataupun tidak langsung yang telah mensupport khususnya untuk perjalanan perkopian di Provinsi Jambi.

Dan keyakinan bertambah bahwasanya suatu saat Jambi akan menjadi Raja kopi Dunia dengan tetap menjadi tuan rumah di pasar lokal, Indonesia dan menjamin kesejahteraan yang merata di seluruh penggiat hulu sampai dengan hilir khususnya Kopi Jambi.

Dan segala macam apresiasi Kopi Jambi (Arabika, Robusta, Liberika) dalam 4 tahun semestinya tidak diragukan lagi bagi seluruh stakeholder khususnya Pemerintah Daerah (Jambi) di Eksekutif ataupun Legislatif untuk membuat program dan regulasi agar potensi-potensi yang ada dapat termanfaatkan dengan maksimal untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat secara umum.

Akan tetapi, tidak dapat dipungkiri walaupun sampai dengan hari ini komodity di Provinsi Jambi khususnya Kopi sudah sampai ke London bahkan negara-negara lainnya tetapi belum bisa menjamin kestabilan harga dan keseimbangan secara menyeluruh terhadap penggiatnya terkhususkan para petani-petaninya.

Bukan menjadi rahasia beberapa komodity dari Jambi telah “meRaja” di beberapa benua seperti Kulit Manis, Pinang dan lainnya. dan hari ini untuk Kopi Jambi bukan hanya menyebar di  Asean, akan tetapi di Asia, Eropa, Amerika, Timur Tengah bahkan Afrika yang konon merupakan negara pertama kali ditemukan tanaman yang saat ini dikenal dengan Kopi.

Etalase Jambi.
  

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here