Selamat memperingati Hari Kartini, mungkin kalimat ini juga akan memenuhi media sosial yang pembaca miliki hari ini. Semua akan bercerita tentang R.A Kartini mulai dari perjuangan hingga pemikiran-pemikiran beliau. Bukan hal yang mustahil, jika hari ini orang-orang akan bercerita tentang Kartini mulai dari makan sahur hingga berbuka puasa. Sama halnya dengan obrolan kami malam tadi di dua kedai kopi yang berada di Kota Jambi. 

ETALASE KOPI JAMBI
Selamat hari kartini

Sangat disayangkan, jika Kartini hanya menjadi hari perayaan saja, di tengah tumbuh kembangnya Industri Kopi di Jambi. sudah memperingati hari Kartini, mau ngapain lagi?. 

Munculnya ratusan kedai kopi di Jambi akhir-akhir ini, tentu memberikan peluang besar kepada Kartini masa kini di Jambi. keterlibatan perempuan dalam Industri kopi Jambi sama pentingnya dengan keterlibatan laki-laki sebagai pelaku industri kopi Jambi. ya, Kartini masa kini di Jambi sudah banyak terlibat dalam industri Kopi Jambi. Baik sebagai petani di bagian hulu, penglohan pasca panen, roastery, barista, juga penikmat kopi di bagian hilirnya. 

20 April malam, kami berkesempatan mengunjungi dua perempuan yang memiliki peran dalam Industri Kopi Jambi. Kami memulai obrolan dengan perkembangan industri kopi di Jambi, pentingnya keseimbangan antara laki-laki dan perempuan yang terlibat di dalamnya, hingga bagaimana mereka bisa konsisten terlibat dalam industri kopi tersebut. 

Baca Juga  artikel lainya dari Etalase Kopi Jambi | https://etalasekopijambi.com/bun-ladyroast-kopi-di-jambi/

 

Peran Kartini Masa Kini dalam Industri Kopi Jambi

Dua sosok perempuan yang sedang berkecimpung dalam industri kopi Jambi, kami temui di dua kedai kopi. puan pertama yang kami temui adalah Hanna Marliyana. Perempuan yang sedang menjalankan usaha Gerhana Roastery dan sempat bereksplorasi di Geliat Kopi. Hanna menceritakan kepada kami, bagaimana awalnya dia tertarik dengan kopi dan Industri kopi. Hanna mempelajari dasar pengetahuan kopi di  mikro market Wiki Kopi di Yogyakarta selama 6 bulan. Merasa belum cukup, Hanna melakukan ekplorasi pengetahuan tentang kopi secara mandiri maupun bersama pegiat kopi lainya, sampai hari ini. Hanna mengatakan, “untuk mendalami tentang kopi itu harus selalu belajar dan berusaha meningkatkan kemampuan dirinya”. 

ETALASE KOPI JAMBI
Hanna Marliyana | Gerhanna Roastery & Geliat Kopi

Puan kedua yang kami temui adalah Febri Dinanti. Febri  bekerja di Ghonna Coffee pada, dia juga aktif dalam berbagai kegiatan industri kopi di Jambi. baik kegiatan sosial hingga kompetisi yang di selenggarakan di Jambi. Febri mulanya bekerja di Nemu coffee sebagai asisten barista pada tahun 2018. “Salah satu barista perempuan disana yang ngajarin aku dasar-dasar kopi”. kata Febri. seiring dengan keterlibatannya di industri Kopi Jambi, Febri harus terus mempertajam kemampuanya sebagai barista. saat ini Febri berproses dan bekerja di Ghonna Coffee, dan terus belajar bersama dengan tim kerjanya di Ghonna Coffee.

ETALASE KOPI JAMBI
Febri Dinanti | Ghonna Coffee

 

Perkembangan industri kopi di Jambi yang sedang meningkat, tentunya adalah peluang besar bagi para perempuan di Jambi. Semakin berkembang industri kopi maka semakin besar pula lapangan pekerjaan yang tersedia. Namun, harus tetap diiringi dengan pengetahuan dan keinginan yang tepat untuk meningkatkan kemampuan yang ditekuni. 

 

Pentingya Keterlibatan Kartini Masa Kini Dalam Industri Kopi Jambi

Keterlibatan Kartini masa kini dalam industri kopi Jambi, sudah tampak pada sebagian besar di sektor hilir industri kopi. Tidak hanya sebagai penikmat kopi, beberapa kedai kopi di Jambi telah di isi dengan barista-barista perempuan secara profesional.  Keterlibatan barista perempuan ini, tentunya tidak hanya menyeduhkan segelas kopi saja kepada pelanggan. Seperti yang Hanna katakan “menjadi barista juga mempunyai kewajiban untuk memberikan informasi kepada pelanggan. Juga edukasi tentang apa yang dia minum, sampai bahan apa yang dia minum, juga bagaimana cara membuatnya”.

Ditambahkan oleh Febri “menjadi barista itu multi tasking, jadi kita gak bisa, kalau gak mau belajar untuk meningkatkan kemampuan”. Nah, terlepas dari emansipasi dan teori kesetaraan lainya, R.A Kartini juga menegaskan pentingnya pengetahuan dan kemauan untuk terus belajar. Hanna dan Febri juga menceritakan pentingnya kemauan dari diri sendiri untuk bisa mendapatkan pengetahuan dan skill, agar hidup lebih produktif dan memiliki daya saing.

selanjutnya berbicara tentang pentingnya peran Kartini masa kini dalam industri kopi Jambi. menurut Febri peran perempuan dalam industri kopi memang penting untuk dilibatkan. “Keterlibatan perempuan dalam industri kopi gak cuma suapaya tidak dianggap lemah, atau sekedar mendpatkan posisi kerja yang sama dengan laki-laki. karena untuk menjadi profesional harus terus mau belajar dan berani meningkatkan mental”. ya, pernyataan ini kami simpulkan untuk menjadi Kartini masa kini yang berdaya. tidaklah cukup hanya berorientasi pada status quo kesetraan saja. Melainkan mampu menjadi perempuan-perempuan yang berdaya baik dari pengetahuan dan produktifitas atas kemampuan yang dimiliki.

Menurut Hanna saat kami tanyai tentang pentingnya peran Kartini masa kini dalam industri kopi Jambi adalah “kalau ngomongin gagasan Kartini tentang emansipasi, sebenarnya kan antara laki-laki dan perempuan harus sama. jadi keduanya sama-sama penting terlibat di industri kopi Jambi, tinggal siapa yang mampu dan mau”. Memang benar adanya, peran antara laki-laki dan perempuan dalam bidang apapun sama-sama penting untuk dilibatkan. 

Sudah memperingati Hari Kartini ?

Memperingati Hari Kartini boleh satu hari saja. tetapi, menjaga semangat Kartini dan konsisten seperti perjuangan Kartini di masa kini harus di peringatkan setiap hari. Dengan melihat banyaknya peluang di industri kopi Jambi, tentunya akan mampu menghadirkan banyak Kartini-kartini masa kini. 

Seperti yang Hanna dan Febri katakan, “sekarang tinggal siapa yang mau bergerak” dan menjemput peluang tentunya. Kita tidak bisa memaksakan kepada perempuan-perempuan lain, tetapi kita bisa membudayakan semangat yang Kartini miliki kepada orang lain. Tidak hanya menjadi manusia perempuan yang modern saja tapi memiliki kontibusi terhadap sosial.  sebagai penutup, hanna dan febri juga tidak akan segan berbagi pengetahuanya tentang kopi, dan industri kopi di Jambi. bagaimana caranya ? silahkan intip dan berkomunikasi melalui link berikut :

Hanna marliyana https://www.instagram.com/reel/CZBcqZvvGSh/?utm_source=ig_web_copy_link

Febri Dinanti https://www.instagram.com/p/CZKMvZ8vuDj/?utm_source=ig_web_copy_link

(end/Tim Etalase/W&E)